Cara Ampuh Mengatasi Selangkangan Dan Penyebab Gatal di Selangkangan

Rasa gatal di selangkangan memang sudah wajar dialami orang seperti halnya dengan gatal di bagian tubuh lainnya. Hanya saja gatal di selangkangan memang seringkali lebih menyusahkan dari pada gatal di bagian tubuh lain. Pasalnya kita harus peka terhadap lingkungan sekitar jika ingin menggaruknya karena tidak pantas menggaruk selangkangan di tempat umum. Lantas apa sih penyebab selangkangan gatal? Simak penjelasan berikut ini.

Cara Mengatasi Selangkangan Gatal Sebagai Berikut.?

1. Jangan Digaruk!

Kulit yang basah dan lembap di sekitar selangkangan dapat membuat gatal semakin parah. Namun, berusahalah untuk tidak menggaruknya. Pasalnya, menggaruk selangkangan yang gatal hanya akan menyebabkan kulit semakin iritasi dan bahkan akan menimbulkan infeksi baru lainnya.

2. Pertrolium Jelly.

Nah, jika gatal yang Anda rasakan di sebabkan karena kulit kering, penggunaan petroleum jelly pilihan yang tepat. Ambil sedikit petroleum jelly di ujung jari Anda lalu oleskan di area yang gatal bisa mengurangi sensasi gatal yang Anda rasakan.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bedak bayi. Bedak dapat menyerap minyak dan kelembapan dari lapisan kulit. Sebelum Anda keluar rumah, bubuhkan bedak tabur atau bedak bayi ke bagian paha dalam dan lipatan paha, area yang akan banyak berkeringat.

Anda juga bisa menggunakan body losion atau minyak kelapa sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan dan menenangkan kulit yang iritasi di sekitar paha.

3. Hindari Pakaian Ketat.

Hindari memakai pakaian ketat (seperti celana jeans) selama beraktivitas, apalagi dalam jangka waktu yang cukup lama. Pasalnya celana jeans yang ketat dapat menyebabkan timbulnya gesekan pada selangkangan dan organ genital. Maka tak heran, kalau organ genital Anda jadi gampang lecet, gatal, dan memerah kalau pakai celana jeans yangteerlalu lama.

Berikan ruang udara yang cukup di sekitar area selangkangan agar organ vital Anda terasa nyaman. Selain itu, pilihlah pakaian yang agak longgar dengan bahan yang lembut agar tidak menimbulkan gesekan yang membahayakan organ vital Anda.

4. Pastikan Alat Kelamin Kering & Bersih

Penting bagi Anda untuk selalu menjaga alat kelamin agar tetap bersih dan kering. Jangan biarkan area kelamin Anda menjadi lembab, selalu keringkan sesudah melakukan kontak dengan alat kelamin dengan kain atau tisu kering yang bersih.

Gunakan pakaian dalam yang bersih, ganti setidaknya 2 sampai 3 kali sehari. Pilihlah celana dalam berbahan katun untuk melancarkan sirkulasi udara di area genital Anda.

Bagi wanita, jangan lupa rutin mengganti pembalut setidaknya 3-4 jam sekali. Jarang mengganti pembalut dapat menyebabkan ruam, bau tak sedap, dan meningkatkan risiko infeksi. (dilansir dari hellosehat.com)

Beberapa penyebab gatal di selangkangan

Berikut beberapa hal yang dapat menjadi penyebab gatal di selangkangan.

1. Tidak Menjaga Kebersihan Alat Kelamin

Selangkangan adalah salah satu area tubuh yang selalu tertutup. Seringnya selangkangan ditutupi lebih dari satu lapisan pakaian sehingga membuat udara di bagian selangkangan jauh lebih hangat di bandingkan dengan bagian tubuh lainnya.

Jika Anda tidak rutin menjaga kebersihan daerah genital akan membuat daerah tersebut berkeringat dan lembab. Selain itu, adanya rambut kemaluan membuat keringat, sel kulit mati, dan kuman rentan berkembang. Hal inilah yang memicu orang mengalami gatal di selangkangan.

2. Iritasi

Gesekan kulit antara paha dan selangkangan saat Anda berlari atau berjalan dapat menyebabkan kulit paha menjadi sensitif dan meradang. Jika Anda menggosok atau menggaruk daerah yang gatal, hal tersebut akan menyebabkan peradangan pada lapisan luar kulit sehingga membuat kulit menjadi kemerahan, ruam seperti luka bakar, gatal-gatal dan bahkan bersisik.

Ruam kemerahan ini juga akan membuat Anda tidak nyaman saat memakai gaun, rok, atau celana. Terutama jika pada saat itu cuaca sedang panas-panasnya. Jika tidak segera diobati, kulit yang basah dan lembap akibat keringat dapat membuat lecet semakin parah.

3. Infeksi Jamur

Selangkangan merupakan salah satu lokasi paling strategis untuk jamur berkembang biak dengan cepat karena lembap dan hangat. Umumnya penyebab gatal di selangkangan merupakan akibat dari infeksi jamur di bagian terluar dari kulit, terutama di daerah selangkangan.

Tinea cruris adalah infeksi dermatofit pada daerah selangkangan yang biasa dikenal sebagai kurap. Sebenarnya jamur penyebab kurap secara alami hidup di jaringan kulit, rambut, dan kuku yang mati. Dalam banyak kasus, keberadaan jamur ini tidak berbahaya. Akan tetapi, jamur ini dapat berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan infeksi ketika daerah yang tinggalinya hangat dan lembap.

Inilah sebabnya, mengapa kurap lebih sering muncul di kulit di sekitar selangkangan, paha bagian dalam, dan bokong. Penyakit kulit satu ini sangat menular dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak langsung melalui kulit. Selain itu, berbagi handuk dengan orang yang terinfeksi dan jarang mandi juga bisa meningkatkan Anda terkena infeksi ini.

4. Kutu Kemaluan

Kutu dan kudis adalah parasit yang bisa menyebabkan kulit gatal, termasuk gatal di selangkangan. Jika Anda mengalami rasa gatal, iritasi, dan muncul bintik putih kecil di rambut kemaluan, bisa jadi Anda terkena kutu kemaluan.

Kutu kelamin alias Phthirus pubis adalah serangga parasit kecil yang hidup di rambut kasar manusia, salah satunya rambut kemaluan. Kutu kemaluan jika dilihat menggunakan kaca pembesar terlihat seperti kepiting, berukuran sekitar 1-2 milimeter, dan berwarna kekuningan, abu-abu, atau kecoklatan.

Jika Anda terkena kutu kelamin, maka Anda akan sering merasakan gatal di selangkangan yang parah. Rasa gatal ini umumnya memburuk di malam hari ketika kutu lebih aktif dan memakan darah manusia. Kutu kemaluan juga menyebabkan luka pada daerah genital disertai tanda abu-abu biru kecil yang dikenal sebagai macula cerulae.

Tak hanya di rambut kemaluan saja, kutu jenis ini juga bisa ditemukan di rambut dada, perut, ketiak, kaki, janggut, kumis, bulu mata, bahkan alias. Namun tidak seperti kutu biasa, kutu kelamin tidak tinggal di kulit rambut. Kutu ini menyebar melalui kontak fisik yang berdekatan, seringkali melalui kontak seksual.

5. Herpes Genital

Bagi beberapa orang, gatal di selangkangan bisa jadi tanda atau gejala awal penyakit kelamin menular, yang disebabkan oleh virus herpes. Kondisi ini menyebabkan area kelamin menjadi bengkak, terasa panas, berwarna kemerahan, dan nyeri.

Tak jarang, lecet atau lenting berisi cairan bisa terbentuk. Jika lenting pecah, akan menyebabkan luka yang menyakitkan. Tak hanya di alat kelamin saja, benjolan berair yang disebut lenting dapat muncul di sekitar mulut dan area anus.

Jika Anda pernah mengalami gejala tersebut dan bersifat kambuhan, bisa jadi Anda terkena herpes genital. Pasalnya, herpes menyebabkan gejala yang berulang.

Beberapa orang dapat mengalami gejala tersebut beberapa kali dalam setahun dan beberapa orang dapat tidak mengalami gejala sama sekali. Herpes genital dapat menyebar melalui sentuhan, namun lebih sering menyebar melalui hubungan seksual.

6. Penyakit Kelamin Menular

Praktik seks tidak aman dapat menyebabkan penyakit kelamin menular, dan banyak dari penyakit ini membuat selangkangan jadi terasa gatal. Selain herpes genital, beberapa penyakit kelamin yang umum adalah klamidia, trikomoniasis, dan gonore.

Sensasi gatal di selangkangan dapat berkembang menjadi rasa nyeri dan terbakar. Jika Anda mengalami selangkangan gatal diikuti oleh gejala klasik lain dari penyakit kelamin, seperti vagina gatal, nyeri saat buang air kecil, keputihan berbau busuk, dan sakit saat berhubungan seks, segera hubungi dokter Anda.

Jika Anda berpikir membutuhkan tes penyakit kelamin, mintalah kepada dokter. Bicarakan mengenai kekhawatiran Anda dan tes spesifik apa yang diinginkan.

Mungkin tampak memalukan membicarakan tentang penyakit menular seksual kepada orang lain, tapi tidak dengan dokter Anda. Dokter Anda bertanggung jawab untuk perawatan Anda tanpa menghakimi atau mencela.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *