Penyebab Kelamin Sakit Keluar Cairan Hijau Kekuningan

Penyebab Kelamin Sakit Keluar Cairan Hijau Kekuningan Apa ini berbahaya? mari kita bahas lebih lanjut. Keputihan yang tidak normal akan disertai dengan aroma yang tidak menyenangkan

Sebetulnya normal jika organ intim mengeluarkan cairan yang mengandung campuran sel dan cairan tubuh, biasa disebut keputihan. Karakteristik keputihan normal umumnya bervariasi dalam hal konsistensi dan warna karena tergantung pada tahapan dalam siklus menstruasi. Namun, terkadang keputihan muncul. Apa ini berbahaya? mari kita bahas lebih lanjut. Keputihan yang tidak normal akan disertai dengan aroma yang tidak menyenangkan, serta perubahan warna, rasa sakit, iritasi, gatal, terbakar, hingga munculnya bercak darah. Kondisi ini dapat mengindikasikan infeksi bakteri (infeksi saluran kemih), peradangan atau bahkan penyakit menular seksual. Untuk detail lebih lanjut tentang apa penyebab dan bagaimana mengatasi keputihan ini, mari kita simak penjelasan berikut. Penyebab Kelamin Sakit Keluar Cairan Hijau Kekuningan

Penyebab Kelamin Keluar Cairan Warna Hijau Kekuningan

Berikut adalah beberapa penyebab munculnya keputihan warna hijau antara lain:

1. Trikomoniasis

Penyebab paling umum dari keputihan berwarna warna hijau adalah penyakit trikomoniasis yang ditularkan secara seksual. Infeksi yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis mudah ditularkan melalui kontak intim. Dibandingkan dengan yang lain, Trikomoniasis mungkin jarang terjadi, belum lagi 70% penderita juga tidak mengalami gejala apa pun. Tetapi jika ada gejala yang dirasakan, maka biasanya muncul dalam 5-28 hari. Berikut adalah beberapa gejala trikomoniasis:

  • Keputihan hijau muda / gelap, atau kuning kehijauan disertai dengan bau yang tidak enak
  • Vagina terasa gatal, sakit, dan kemerahan.
  • Ketidaknyamanan saat buang air kecil atau berhubungan seks.
  • Bintik darah ringan.
  • Nyeri pinggul (jarang).

2. Infeksi Saluran Kemih

Lain halnya bila keputihan dialami oleh ibu hamil, penyebabnya bisa karena infeksi saluran kemih. Kondisi ini dianggap normal selama kehamilan. Alasannya adalah karena ketika ukuran rahim membesar, itu akan menghalangi aliran urin. Akibatnya, kandung kemih sering terisi dengan urin, menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil. Sekarang jika seseorang memegang urin, itu akan meningkatkan risiko infeksi. Menahan air seni membuat jumlah bakteri dalam saluran kemih meningkat sehingga memicu infeksi. Wanita hamil yang mengalami keputihan, tentu saja harus ke dokter untuk memastikan bahwa penyebabnya bukan penyakit menular seksual. Harap dicatat bahwa jika ibu menderita penyakit menular seksual, maka itu dapat membahayakan janin. Tetapi jika diagnosis dokter adalah infeksi saluran kemih, maka itu dapat diatasi dengan mudah menggunakan antibiotik. Sayangnya karena ada banyak pantangan selama kehamilan, solusi ini mungkin perlu diskusi lebih lanjut dengan dokter. Baca juga: Cara alami untuk mengobati infeksi saluran kemih.

3. Infeksi Bakteri

Sistem reproduksi perempuan memiliki struktur ‘yang terbuka’ melalui vagina sehingga rentan terhadap infeksi – tidak hanya dari organisme luar, tetapi juga pada vagina itu sendiri. Bakteri dalam organ intim misalnya, jika jumlahnya berkembang lebih dari normal, maka dapat memicu infeksi sehingga keluar cairan abnormal. Penyebab Kelamin Sakit Keluar Cairan Hijau Kekuningan. Salah satu contoh adalah bakteri yang menyebabkan gonore, klamidia, atau bacterial vaginosis (BV). Tidak seperti gonore dan klamidia, vaginosis bakteri bukan penyakit menular seksual. BV lebih disebabkan oleh ketidakseimbangan jumlah bakteri dalam vagina. Alasannya bukan karena kurangnya kebersihan. Sebaliknya, terlalu banyak membersihkan vagina justru bisa meningkatkan risiko. Gejala-gejala BV termasuk: gatal-gatal dan rasa terbakar pada vagina, dan keputihan yang tidak normal disertai dengan bau atau darah yang tidak menyenangkan. Sama seperti trikomoniasis, infeksi bakteri ini dapat diatasi dengan bantuan antibiotik.

4. Produk Tertentu

Penyebab keputihan adalah produk-produk tertentu yang masuk dan mempengaruhi vagina. Misalnya tampon, apa bila dibiarkan terlalu lama di vagina sering membuat cairan organ intim menjadi tidak normal. Penyebab Kelamin Sakit Keluar Cairan Hijau Kekuningan, Beberapa produk lainnya adalah semprotan atau sabun dengan aroma yang harum, dan douching (menyemprotkan alat kelamin dengan air yang terlalu kencang) yang juga berpotensi merusak keseimbangan cairan pada organ intim wanita.

5. Infeksi Jamur

Mirip dengan bakteri, jika jumlah jamur di vagina terganggu keseimbangan, ini juga berpotensi menyebabkan infeksi disertai dengan rasa gatal dan keputihan abnormal termasuk keputihan.

Cara Mengobati Kelamin Sakit Keluar Cairan Hijau Kekuningan

  • Selain menggunakan antibiotik, ada juga pengobatan herbal serta perubahan pola hidup juga dilakukan dengan baik untuk meringankan gejala kelamin sakit keluar cairan hijau.
  • Untuk mengurangi rasa gatal atau bengkak, gunakan kompres air dingin.
  • Apa bila penyebabnya adalah infeksi jamur, gunakan krim antijamur.
  • Batasi pencucian dan penggunaan produk dengan zat pewangi supaya cairan vagina kembali normal.
  • Gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *